Senin, 17 Agustus 2015
bicara kemerdekaan
Beri aku waktu sejenak,
Diatas dipan bambu, dikelilingi pucuk pucuk pinus yang ujungnya menggandul embun yang siap jatuh..
Bukankah waktu tidak mau mengalah atas masalah kita?
Mari kita berdamai saja..
Mengukir senyum diantara banyak kumpulan bunga..
Dan kuncup mawar yang menanti waktunya bemekaran.
Aku belum akan beranjak..
Hidup terlalu singkat untuk mengeluh..
Dan angin tak mau menunggu untuk menebarkan wangi cemara seperti yang kau minta..
Diatas dipan aku perhatikan..
Senyuman mendamaikan membuatku kalah, mau tak mau membalasnya..
Mari kita lupakan amarah..
Lupakan kebencian..
Merangkum cinta dan bersandar pada kasih Nya..
Tuhan maha peduli,
Mari kita saling bergandeng tangan untuk berbagi..
Tuhan maha simpati,
Jangan lagi saling mencaci..
Untukku, untukmu.. di hari mengenang sejarah kemerdekaan.. stop peperangan!
Cintai negri dengan menjadi pribadi tanpa benci..
Embun di ujung cemara berjatuhan...
Negriku.. tunggu kami..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar