Sehari menjelang pemilu
Kusimpan kertas kecil
Yang dipenuhi tulisan indah tanganmu
Kapan kita akan bertemu?
Hanya deretan angka nomor telephone kuselip didiary
Tak kubuka buka lagi..
Untuk Mardhy,
Itu pertama kali dan jadi yang terahir
Sesungguhnya hati terpaut
Tak bisa kusebut cinta
Biar hanya jadi persembahan
Kau
Aku
Perjalanan panjang pada satu waktu
Untuk Mardhy,
Aku masih mengingatmu.
Minggu, 31 Januari 2016
Suargaloka
Diujung gunung bertudung langit semburat kelam,
dan berteman bintang dikesunyian
adalah suargalokaku...
Kubayangkan disana hidup sebatang pohon kesepian
Dan aku duduk dibawahnya memeluk lutut..
Dengan tatapan menerawang
Biar kami terlihat hanya sebagai siluet..
Gunung,
Pohon,
Aku,
Terlihat hitam
Dan langit temaram bertabur bintang...
Hatiku yang kosong akan kupenuhi dengan kenangan
Tak ada tangis kesedihan
Suargaloka..
Suargalokaku...
Desau angin memelukku
Langganan:
Postingan (Atom)