Minggu, 27 Maret 2016

Merindumu


Beritahu aku,
Bagaimana merobek rindu dalam selembar sajak tentangmu..

Aku telah mencobanya,
 lagi dan lagi
Tapi jejak langkah itu terus saja menjelma rangkaian kata

Lihat aku!!
Berteman desir angin dibatas pantai..
Memeluk kesepian
Merindumu entah sampai kapan.

Sabtu, 19 Maret 2016

Sungguh...
kau adalah sajakku yang menari di permukaan danau ketika purnama tiba..


Cahayamu yang berkilauan menyelimutiku

Dalam sunyi..
Dalam lirihnya keheningan.
Aku membeku diatas sampan.

Sabtu, 12 Maret 2016

lukisan TENTANG KITA



Didepan  bingkai berkaca buram aku tersenyum,

Sungguh kita sudah terjebak disana entah berapa lama.

Kau memandang kearahku,
Dan tatapanku terlempar jauh ke awan putih yang terhampar di langit biru.

Teruslah begitu...