perjalanan, takdir, dan kehidupan
Sabtu, 19 Maret 2016
Sungguh...
kau adalah sajakku yang menari di permukaan danau ketika purnama tiba..
Cahayamu yang berkilauan menyelimutiku
Dalam sunyi..
Dalam lirihnya keheningan.
Aku membeku diatas sampan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar