Senin, 29 Juni 2015

januari


Aku ditemani januari yang membeku di ujung senja..

Hujan yang mereda menyambut kita di persimpangan..

Tawamu rapat tekunci..

Bulir bulir air sisa hujan terjebak di ujung daun, enggan bergerak meski angin menghembus menggoyang dahan..

Aku lah ini..

Memandangimu yang membisu selangkah di depanku,
Samar raga menghilang..

Jadi seperti inikah.. waktu mengantar kita...

Bukan...

Seperti ini mungkin waktu mengantarku...
Di perbatasan..

Di belakang ombak masih mengoyak koyak kenangan..
Ketika pandangan kita menyatu di satu titik tenggelamnya matahari ...
Cahayanya sendu...
Seperti tatapanmu kala itu...

Tapi kini,
Januari membatu dengan coretan yang menyakitkan untuk dibaca..
Kau di depanku seperti lukisan pudar
Dan aku hanya bayangan kelabu yang mengiringimu
Kau diam,
Dan aku kehilangan suara..













Tidak ada komentar:

Posting Komentar